Kumpulan Miliarder Wanita Cantik China

COUNTINEWS.CO.CC-Kumpulan Miliarder Cantik dan Seksi Dunia Di balik kehebatan penjualan mobil di China dalam dua tahun terakhir, muncul pula fenomena baru. Penjualan mobil mewah dan supersport naik 60 persen tahun lalu: dari 948 unit (2009) menjadi 1.500 unit. Sebagai pembanding, di Amerika Serikat, mobil seharga 100.000 dolar penjualannya naik 35 persen pda tahun lalu: dari 6.300 unit (2009) menjadi 8.500 unit.

Dari jumlah, memang masih jauh! Namun yang menarik, seperti yang dijelaskan dealer produsen supercar Eropa yang jualan di negara tersebut, banyak dari pembeli mereka adalah wanita. Nah...!

Lily Liu, 44, warga Beijing, kendati di rumahnya sudah nongkrong Porsche AG 911 Carrera S seharga 1,2 juta yuan (Rp 1,64 miliar) dan Aston Martin, ia masih ingin membeli mobil mewah lain. Ternyata, Lily Liu adalah Presiden sebuah perusahaan konstruksi.

Katanya, ia sangat bangga dengan mobil supersportnya karena menjadi pusat perhatian kalau lagi muter-muter keliling Beijing. “Mobil kencang indentik dengan dunia pria. Wanita juga bisa membelinya. Dengan mobil ini, status dan kemampuan wanita dengan pria sama,” komentarnya.

Fakta lain, seperti yang dirilis Hurun Research Institute di Shanghai, sepertiga dari miliarder China adalah wanita. Mereka sangat menyukai mobil sport mahal. Menurut Fiat SpA, persentase wanita membeli Maserati di China, tiga kali di Eropa. Sedangkan Ferrari, dua kali rata-rata dunia.

Paling Banyak
Dijelaskan, jumlah miliarder China tumbuh 6,1 persen pada tahun lalu, yaitu 875.000 orang. Data lain, 20 wanita terkaya di dunia, 11 berasal dari China. Salah satunya, Cheung Yan (juga dikenal dengan Zhang Yin), pendiri dan chairwoman Nine Dragons Paper Hilings Ltd. Kekayaannya 5,6 miliar dolar, setara Rp50 triliun.

Sarah Yao, 36, salah satu wanita China yang sangat tergiur dengan mobil sport. Dia membeli lagi mobil sport untuk menambah koleksinya menjadi 9, termasuk dua Maserati. Ia mengatakan, akan terbang ke Italia belajar “nyetir” Maserati.

“Sekarang, wanita banyak melakukan pekerjaan pria,” kata Yao, salah satu dari pemilik Castel Hotel di kota pantai Qingdao. “Kami bekerja sangat keras. Jadi, kini wajar menghargai diri sendiri.”

Pakai Supir
Penjualan Maserati di China tahun lalu naik 50 persen menjadi 400 unit. Angka tersebut melewati Italia dan kini menjadi pasar kedua di dunia. Demikian diceritakan Christian Gobber, Managing Director Maserati di China. Pembeli wanita di China naik 30 persen, sedangkan di Eropa hanya 10 persen.

Penjualan Ferrari tahun lalu naik hampir 50 persen menjadi 300 unit. Pembeli wanita sekitar 20 persen. Edwin Fenech, Presiden Ferrari Asia-Pasific, Timur Tengah dan Afrika, menjelaskan, Ferrari berharap bisa menambah penjualan di negara tersebut, baik bagi konsumen yang disupiri maupun mengemudikannya sendiri.

“Di China banyak orang punya uang, namun tidak mengemudikan sendiri mobilnya. Anda harus menunggu orang keluar dari jok belakang, setelah itu mempersilakan duduk di jok depan,” cerita Fenech.

Sedangkan Menurut Amedeo Felisa, CEO Ferrari di China,banyak wanita mengendalikan bisnis. Mereka bekerja sangat keras, punya uang dan bisa membeli Ferrari. “Kami tidak pernah mengharapkan penjualan dipicu oleh wanita. Menurut saya, ini hanya terjadi di China,” tukasnya. Karena itulah, tahun lalu, 599 GTO, mobil tercepat Ferrari yang dibuat terbatas 599 unit, dipamerkan di Beijing.

Lamborghini tahun lalu memperoleh kenaikkan penjualan tiga kali lipat, 247 unit. “Ruang pamer terbaru Lamborghini di China Tenggara, pembeli pertamanya wanita,“ cerita Zhang Jie, wiraniaga wanita di Lamborghini.

Karena itu pula, tahun ini VW memboyong Bugatti ke China. “Menurut kami, China akan menjadi pasar mobil mewah terbesar di dunia,” jelas Soh Weiming, Eksekutif Presiden Bugatti China di Beijing.

Bugatti Rp53 Miliar
Harga mobil supermewah di China lebih dibandingkan negara lain. Pembeli harus membayar dua kali harga jual di Amerika Serikat. Maserati GranTurismo kupe, dijual 332.678 dolar. Sedangkan di Amerika Serikat hanya 139.700 dolar. Dua kali lebih mahal!

Ferrari California dibanderol 527.924 dolar, di Amerika Serikat hanya 200.000 dolar. Seperti ditulis China Daily, supersport Bugatti Veyron dijual 40 juta yuan (Rp 53.400.000.000) dan Roll Royce Phantom (jarak sumbu rodanya lebih panjang) 10 juta yuan (Rp13,34 miliar).

“Pasar supercar China tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Di Eropa dan Amerika Serikat malah cenderung turun,” kata Stephan Winkelmann, Presiden & CEO Autombili Lamborghini SpA. China pun kini menjadi pasar kedua Lambo setelah Amerika.Karena itu pula edisi khusus Murcielago LP670-4 SuperVeloce di pamerkan di Beijing Auto Expo tahun lalu. Jumlahnya terbatas, hanya 10 unit dan dibanderol 8 juta yuan (Rp 10,6 miliar). Ternyata sudah ada yang memesan.

“Banyak pengusaha sukses dalam beberapa tahun belakangan,” kata Paul Harris, Direktur Rolls-Royces Asia-Pasifik. Sebelumnyapelangan Rolls-Royce adalah seleb dan hotel. “Kini bertambah dengan pengusaha muda China,” lanjutnya.

Ia pun memprediksi,China akan menjadi pasar terbesar Rolls-Royces dengan target 300-400 unit per tahun atau 15-20 persen dari penjualan Rolls-Royces di seluruh dunia pada 5-7 tahun mendatang.

Menurut Forbes, jumlah miliarder bertambah lebih cepat di China dibandingkan negara lain, kecuali AS. Data lengkap Hurun,825.000 miliarder China memiliki kekayaan di atas 10 juta yuan (Rp 13 miliar). Sedangkan, yang memiliki kekayaan di atas 100 juta yuan (Rp130 miliar), 55.000 orang.


No comments:

Post a Comment

Pages